Satreskrim Polrestabes Bandung Tembak “Si Galing”

810a
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Hendro Pandowo memberi keterangan terkait penangkapan “si Galing”, Jum’at (3/11/2017).

E-media, Bandung – “Si Galing” penjahat kakap yang selama ini menjadi buruan pihak kepolisian, akhirnya tewas ditembak anggota Satreskrim Polrestabes Bandung, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Nama lengkapnya Andi Alamsyah alias Galing alias brendel (33), dia memang sejak lama sudah diburu aparat kepolisian, karena serangkaian laporan masyarakat yang mengaku menjadi korban keberingasannya.

Catatan kriminal “si Galing” , sejak tahun 2013 telah dilaporkan korbannya ke Polsekta Cicendo. Korban mengaku dirampas barang-barangnya, setelah sebelumnya diancam senjata tajam oleh pelaku.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Hendro Pandowo dalam keterangannya kepada wartawan, Jum’at (3/11/2017) menjelaskan, anggota Sat-reskrim Polrestabes Bandung dan Polsekta Regol terpaksa menembak dada sebelah kiri karena melawan anggota ketika akan dibawa ke Mapolrestabes.

“Pada saat penangkapan di depan toko Rama Sinta jalan Astina, pelaku telah diberikan tembakan peringatan karena melawan. Kemudian ketika akan dibawa dengan mobil, lagi-lagi pelaku melawan dengan cara beberapa kali membenturkan kepalanya ke sopir, sehingga mobil empat oleng,” kata Hendro.

810
Kombes Pol. Hendro Pandowo bersama beberapa korban kejahatan “si Galing”, seusai memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (3/11/2017).

Menurut lulusan Akpol 1991 ini, anggota yang akan membawa “si Galing” ke Mapolrestabes Bandung pun akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur, karena sangat membahayakan.

Dengan berakhirnya petualangan “si Galing”, Hendro menegaskan, semoga Bandung aman dari pelaku kejahatan, dan tidak aman bagi pelaku kenjahatan.

Barang bukti yang disita dari pelaku, selain barang-barang milik korban, juga sebuah sepeda motor yang diduga ber-Nopol palsu, serta 5 bilah pisau yang selalu digunakan dalam menjalankan aksi jahatnya.

Sementara itu, dua orang yang telah menjadi korban “si Galing”, masing Kamal Pradipta (22) dan Tio (24) menuturkan, mereka sangat berterimakasih sekali kepada pihak kepolisian yang telah berhasil menangkap pelaku.

“Saya berharap Bandung akan aman setelah ditangkapnya pelaku,” kata Kamal dengan wajah semeringah.

(e-media/Abah)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *