PRODI IAT & AFI MENUJU ASSESMENT ASIA TENGGARA

Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Jl.AH Nasution 05, Bandung.

e-media,Bandung – Dekan Fakults Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, DR Wahyudin Darmalakasna, MA memastikan akan melibatkan kalangan profesional dalam menyusun rencaca strategis (Renstra) fakultas. Hal itu disampaikan Dekan saat rapat persiapan kuliah dengan para dosen di Aula Fakultas Ushuluddin pekan lalu.

Dekan yang akrab dipanggil Yudi mengatakan  ada beberapa agenda penting yang harus dicapai Fakultas Ushuluddin dalam empat tahun ke depan. Salah satunya adalah mendorong Program Studi (Prodi) yang sudah terakreditasi A yakni prodi Ilmu Alquran Tafsir (IAT) dan (Aqidah Filsafat Islam AFI fokus ke menuju assesment Asia Tenggara ditambah akreditasi jurnal untuk prodi AFI. Sedangkan untuk prodi yang belum terakreditasi A yakni Tasawuf Psikoterapi (TP), Ilmu Hadits (IH) dan Studi Agama Agama akan didorong untuk mendapatkan nilai akreditasi terbaik.

Menanggapi hal itu, seorang dosen bernama Ahmad Gibson mengusulkan Fakultas menuangkan renstra yang akan disusun dalam sebuah buku panduan berupa Manual Rencana Strategis Fak Ushuluddin. Menurut Ahmad Gibson sejumlah gagasan dan ide tentang pengembangan Fakultas akan tertulis dalam buku tersebut  sehingga seluruh civitas akademika ushuluddin bisa merujuk ke buku tersebut.

Terkait dengan usulan tersebut Yudi mengungkapkan hingga desember 2019 ini hanya bisa disusun indikator-indikator akreditasi program studi yang tidak mungkin dilepaskan dari renstra universitas. “Tapi bahwa qita membutuhkan renstra untuk menjadi acuan dalam bekerja itu penting,” ungkapnya.

Saat ini, kata Yudi, di Fakultas Ushuluddin diperlukan satuan tugas (taskforce) yang secara khusus akan bekerja memberikan pelayanan kepada mahasiswa,  mengurus BKD/LKD, Remuneurasi dan Kenaikan Jabatan Akdemikserta secara khusus memberi panduan dalam Academic writting.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekan taskforce tersebut sudah tersusun dan mulai bekerja,” ujarnya. (Abah Dolken/e-media)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *