Polri dan TNI Lanjutan Pencarian Mortir

Aparat gabungan TNI Polri melanjutkan penyisiran mortir di rumah seorang warga, di Jalan Ir Juanda, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Rabu (6/3/2019). (Foto: Bagja)

E-media, Bandung – Aparat gabungan TNI Polri, kembali melakukan penyisiran di lokasi temuan puluhan mortir yang berada pada rumah seorang warga, di Jalan Ir Juanda, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Rabu (6/3/2019).

Berbeda dengan kemarin, pada penyisiran hari ini awak media dibatasi jarak dengan lokasi temuan mortir. Aktifitas warga pun sedikit dibatasi, dengan tidak diperkenankan untuk mendekati lokasi temuan yang berada di pojok jalan tersebut.

Pantauan di lokasi terlihat, sejumlah aparat TNI dan Polri berjaga di lokasi tersebut. Penyisiran kali ini, ada dua tim yang diturunkan, diantaranya tim Jihandak dari Zipur kesatuan TNI serta dari Brimob Polda Jabar.

Lokasi temuan pun, tertutup oleh terpal yang sengaja di pasang, di balik garis polisi.

“Kita back untuk pengamanan. Untuk penyisiran dilakukan dari TNI, karena semua sudah diserah terimakan semua,” ungkap Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Dodi Prawiranegara, Rabu (6/3/2019).

Seperti diketahui, pada Selasa 5 Maret 2019, sebanyak 87 peluru mortir ditemukan. Puluhan mortir tersebut, ditemukan tersusun secara rapih di halaman depan rumah bercat putih tersebut.

Puluhan mortir tersebut, memiliki kaliber 80 MM. Daya ledak yang di ciptakan mortir tersebut, cukup mematikan. Ledakannya dapat menyebabkan kematian pada radius 20 sampai 30 meter.

Keterangan sementara ini, diketahui puluhan peluru mortir tersebut, merupakan peninggalan zaman perang dunia ke dua. Namun untuk memastikan hal itu, diperlukan penelitian lebih lanjut.

Sementara itu, 87 mortir yang sudah berhasil dievakuasi semalam, langsung di bawa ke Paldam, guna dilakukan analisis terhadap mortir tersebut. (e-media/Bagja)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *