Polda Jabar Uji Tes Jasmani Calon Polri di UPI

 

E-media, Bandung – Setelah berhasil lolos mengikuti uji Rikkes tahap I, para Casis (calon siswa) Bintara, Tamtama dan Taruna Akpol akan mengikuti uji Jasmani yang akan dilaksanakan di lapangan UPI Bandung.

Dikatakan Kabag Dalpers Polda Jabar AKBP Sudrajat Hariwibowo baru-baru ini, peserta Casis Bintara yang memenuhi syarat (MS) dalam uji Rikkes berjumlah 1519 orang, terdiri dari 1316 pria dan 203 wanita, dan yang tidak memenuhi syarat (TMS) 1791 orang, 1389 pria dan 402 wanita.

Sementara untuk Casis Tamtama, lanjut Sudrajad, dari 263 yang mengikuti uji Rikkes, 131orang MS dan 132 orang TMS. Untuk Akpol, jumlah peserta uji Rikkes sebanyak 532, pria 507 dan wanita 25. Mereka yang MS dalam uji Rikkes sebanyak 229 terdiri dari 226 pria dan 3 wanita, dan yang TMS 303 orang, 281 pria dan 22 orang wanita.

“Para peserta mulai hari Selasa, tanggal 8 Mei 2018, selanjutnya akan mengikuti tes uji jasmani, yang akan dilaksanakan di kalangan UPI Bandung,” jelas Sudrajad, yang juga sebagai sekretaris Panda (panitia daerah) Polda Jabar Penerimaan calon Polisi terpadu TA. 2018.

Sementara itu Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Pol. drg. Arios Bismark menjelaskan, pemeriksaan Rikkes tahap 1 dilaksanakan setelah dilakukan tes psikologi. Tahun ini menurut Arios berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana tes kesehatan dilakukan sebelum tes psikologi.

Dalam Rikkes 1, lanjutnya, pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik. Cek mata, tensi, buta warna, gigi, THT dan pisik dalam. Proses uji Rikkes dilaksanakan dengan sangat profesional dan terbuka.

“Para penguji selain melibatkan dokter dari internal Polri juga, dilibatkan dari eksternal bekerja sama dengan IDI. Untuk hasil pemeriksaan, setelah dimasukkan ke data komputer, saat itu juga hasilnya bisa dilihat oleh setiap orang karena ditampilkan di layar luar tempat pemeriksaan,” tandasnya.

Dari hasil evaluasi sementara, menurut Arios, para peserta yang TMS (tidak memenuhi syarat) penyebab bervariasi, ada yang karena kekurangan dalam mata, gigi, penyakit kulit, tulang punggungnya tidak rata dan yang lainnya.

“Untuk itu, kita dari panitia membuka konseling bagi mereka yang TMS, yang dilaksanakan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai. Tujuannya, agar mereka puas, dan tahu kekurangan sehingga serta tindakan apa yang harus dilakukan jika ingin mendaftar lagi untuk menjadi calon anggota Polri,” papar Arios yang juga sebagai ketua tim uji Rikkes Panda Polda Jabar TA. 2018. (e-media/Abah)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *