Petugas Polrestabes Bandung Mampu Amankan Kantor KPU Dari Kerusuhan

Latihan simulasi pengamanan Pemilu yang dilaksanakan di depan kantor KPU kota Bandung, massa berharap dengan petugas dari jajaran Polrestabes Bandung. Sabtu (6/4/2019). (Foto: Abah Dolken)

E-media, Bandung – Akibat banyak yang merasa tidak puas dengan pelaksanaan Pemilu 2019, Kantor KPU kota Bandung di jalan Sukarno Hatta, Sabtu (6/4/2019l) didemo ratusan massa.

Ratusan massa yang beringas, mencoba beberapa kali untuk masuk ke kantor KPU kota Bandung. Mereka datang secara bergerombol, kemudian bergabung di depan kantor KPU. Dalam orasinya massa meminta pihak Komisi Pemilihan Kota Bandung untuk bertanggungjawab dan KPU harus dibubarkan.

Jajaran aparat Polrestabes Bandung, yang merupakan gabungan Sabhara, Brimob dibantu oleh TNI yang sudah bersiaga di lokasi dengan tegas namun demikian terkendali mampu memukul mundur massa yang kian beringas dan rusuh.

Bahkan terjadi beberapa kali tembakan peringatan ke udara, penyemprotan air dari watercanon serta pengerahan anjing pelacak. Sekitar setengah 10 pagi, massa pun berhamburan membubarkan diri, dan situasi di kantor KPU kota Bandung kembali normal.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Irman Sugema, saat berada di lokasi mengucapkan terimakasih, dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada petugas yang terlibat dalam penanganan aksi unjuk rasa tersebut.

“Meski hanya dalam latihan simulasi, ternyata petugas kita yang diterjunkan dalam kegiatan pengamanan Pemilu, sudah paham dalam melaksanakan tugasnya masing-masing. Saya berikan acungan jempol,” tandas Irman.

Menurutnya, pelatihan simulasi pengamanan sangat penting dilaksanakan, karena untuk mengetahui medan, situasi dan kondisi, serta paham harus berbuat apa jika kemungkinan terjadi unjuk rasa di kantor KPU, yang merupakan jantung kegiatan Pemilu.

Acara pelatihan simulasi pengamanan Pemilu yang dilaksanakan di depan kantor KPU kota Bandung, dihadiri oleh Kasdim, Wakapolrestabes Bandung, PJU seluruh dan jajaran Kapolsekta serta Koramil. (e-media/Abah Dolken)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *