Kejari Cimahi SitaUang Dalam Kasus Penyaluran KUR Fiktif

Kejari (Kejaksaan Negeri) Cimahi menyita barang bukti berupa uang dari tersangka Thomas Lie tersangka kasus dugaan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) fiktif dari Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Kota Cimahi.

Penyitaan barang bukti uang ini untuk kedua kalinya, karena sebelumnya petugas juga melakukan penyitaan uang sebesar Rp 2,151 miliar dari BSM, dan yang kedua sebesar Rp 415 juta.
Menurut Kasi Pidsus Kejari Cimahi, Sulta D. Sitohang, Rabu (24/6/2015), pihaknya telah menyita uang senilai Rp 415.247.657,34 yang merupakan setoran tersangka Thomas atas kredit BSM. Uang tersebut menurutnya, disita untuk dijadikan alat bukti.

“Kami juga telah melakukan penyitaan uang sebesar Rp 2,151 miliar dari BSM. dengan demikian, total setoran dari Thomas Lie sudah mencapai Rp 2,5 miliar,” katanya jelasnya.

Kasus yang menyeret Thomas sendiri adalah program penyaluran KUR dari BSM tahun 2011-2012. Dana sebesar Rp 11,5 miliar yang seharusnya disalurkan bagi kreditor asal Kota Cimahi, pada kenyataannya diserahkan kepada perusahaan PT My Salon Internasional melalui 23 cabang di seluruh Indonesia.                                       Kusman Sidik/e-media

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *