Bos SBL Janji Kembalikan Kerugian Calon Jemaah Umrohnya

q

E-media, Bandung – Meskipun bos PT. Solusi Balad Lumampah (SBL) masih dalam penahan pihak Polda Jabar, tetapi Aom Juang Wibowo akan bertanggung jawab atas kerugian yang diderita para calon jamaah umroh SBL.

Seperti dikatakan seorang agen SBL,Teti Rohaeti kepada wartawan saat ditemui di kantornua jalan Dewi Sartika, Kota Bandung, Rabu (31/1/2018). “Pak haji Aom sudah memberi pernyataan dengan surat pertanggung jawaban. Di situ semua disebutkan akan diberangkatkan, akan bertanggung jawab,” kata Teti.

Menurut Teti, dia sudah lama bergabung dengan SBL travel. Sejauh ini, ada 25 calon jemaah yang berada di bawah tanggung jawabnya juga belum berangkat.

“Ada 15 dari Purwokerto dan 10 dari Bandung. Semuanya juga belum berangkat tapi Insya Allah akan diberangkatkan,” tuturnya.

Teti menjelaskan SBL travel tidak bermaksud untuk menunda-nunda perjalanan bagi jemaah umrah. Ia juga menyebut tanggal 28 dan 29 Januari 2018 kemarin, beberapa orang jemaah sudah akan berangkat. Namun, lantaran bos SBL travel diciduk, jemaah terpaksa gagal berangkat.

“Tapi kemarin gagal berangkat karena malam Jumat bapak haji Aom keburu dijemput Polda. Polda juga menyita beberapa dokumen SBL termasuk uang. Sehingga SBL sulit memberangkatkan karena termasuk paspor juga diambil Polda,” kata Teti.

Sementara koordinator jemaah, Kiki, mengatakan PT SBL tidak bermaksud untuk menunda bahkan menipu jemaah. Menurutnya, para jemaah yang sudah mendaftar pasti akan diberangkatkan.

“Dari lubuk kami yang paling dalam, kami tidak mau menelantarkan jemaah, menipu juga tidak,” kata Kiki kepada seluruh jemaah yang berkumpul di kantor SBL.

Kendati demikian, Kiki mengerti bagi jemaah yang tidak akan melanjutkan keberangkatan melalui SBL travel. Pihaknya mempersilakan jemaah mengambil kembali uangnya melalui mekanisme yang ditetapkan.

“Mau refund silakan, tapi isi datanya nanti di rumah masing-masing. Silakan menghubungi koordinator masing-masing biar koordinator bertanggung jawab,” kata dia.

Seperti diberitakan, bos PT SBL Aom Juang Wibowo bersama stafnya Ery Ramdan diciduk Polda Jabar. Mereka diduga menipu 12 ribu calon jemaah umrah. Dari 12 ribu jemaah, PT SBL meraup Rp 300 miliar. Polisi menduga uang tersebut digunakan untuk keperlian pribadi. (e-media/Kusman Sidik)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *