637 Calon Haji Asal Sumedang Dilepas Bupati H. Eka Setiawan

Pelepasan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Kabupaten Sumedang, Ketua MUI Kabupaten Sumedang K. H. Adam Malik Ibrohim, Kepala Kantor Kemenag Sumedang H. Hasen, Ketua Baznas Sumedang H. Ali Badjri, Ketua TP PKK Kabupaten Sumedang Hj. Hanne Budhi Eka, para pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah, sejumlah Kepala SKPD Kabupaten Sumedang, para pimpinan KBIH Kabupaten Sumedang, para petugas haji yang terdiri dari TPIH, TPHI, dan TPHD.

Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Calon Haji Kabupaten Sumedang H Rusyana mengatakan pemberangkatan dibagi menjadi dua gelombang dan dua Kelompok Terbang (Kloter). “Gelombang pertama yaitu Kloter 7 sebanyak 437 orang ditambah 7 orang petugas.Sedangkan glombang kedua sebanyak 200 orang yang tergabung dengan Kloter 65,” ujarnya.

Gelombang pertama yakni Kloter 7 dengan rute pemberangkatan Jakarta-Madinah akan berangkat dari Sumedang pada Rabu, 10 Agustus 2016, pukul 19.00 WIB di Halaman Gedung Negara. Sedangkan gelombang kedua bergabung dengan Kota Sukabumi dan Kota Bogor dalam Kloter 65 dengan rute pemberangkatan Jakarta-Jeddah dan akan dilepas dari Halaman Gedung Negara pada Jumat, 2 September 2016 pukul 17.00 WIB.

Berbeda dengan tahun-tahun sebeumnya, lanjut H. Rusyana, pemulangan jemaah haji tidak akan transit di Asrama Haji Bekasi melainkan langsung pulang ke daerah masing-masing. “Untuk pemulangan Kloter 7 dengan rute Madinah-Jakarta tiba di Bandara pada Selasa, 20 September 2016, pukul 20.50 WIB dan diperkirakan tiba di Kabupaten Sumedang pada Rabu, 21 September 2016, pukul 02.00 WIB. Sementara Kloter 65 dengan rute Madinah-Jakarta diperkirakan mendarat di Bandara Hari Rabu 12 Oktober 2016 pukul 21.50 WIB dan dijadwalkan tiba di Sumedang Kamis, 13 Oktober 2016, pukul 03.00 WIB.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sumedang menyediakan fasilitas bagi pemberangkatan dan pemulangan jemaah calon haji. “Fasilitas dari Pemkab Sumedang adalah kendaraan berupa bus untuk pemberangkatan dan pemulangan, jamuan makan selama di perjalanan dengan bus, Posko layanan kesehatan di Mesjid Agung dan Gedung Negara, pengamanan dan pengawalan selama perjalanan berangkat dan pulang, dan cinderamata berupa pakaian muslim,” ujarnya.

Bupati Sumedang H. Eka Setiawan berpesan kepada jemaah asal Sumedang agar mempersiapkan diri dengan baik terutama terhadap perubahan cuaca yang akan sangat berbeda dengan di tanah air. “Di sana cuaca sangat panas, bisa mencapai 40 derajat Celcius. Untuk itu, kondisi badan harus dijaga agar tetap sejuk dan terhindar dari dehidrasi,” ujarnya.

Menurutnya, perjalanan haji adalah pengalaman yang tidak akan terlupakan selama hidup. Oleh karena itu, kesempatan tersebut jangan sampai disia-siakan. “Belum tentu kita bisa bisa pergi ke sana lagi. Apalagi sekarang kesempatan berangkat harus menunggu 13 tahun dari waktu mendaftar. Jadi manfaatkanlah kesempatan untuk beribadah ini dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Bupati juga berpesan agar jemaah selalu menjaga nama baik daerah dan negaranya. “Kita akan bertemu dengan saudara-saudara yang seiman dari berbagai negara. Ini kesempatan kita untuk bersilaturahmi. Untuk itu, perlihara nama baik Sumedang, Jawa Barat dan Indonesia dengan menjadi tamu-tamu Allah yang sopan dan berakhlaq mulia.
Devi Supriyadi/e-media

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *