Sumedang Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Guna menumbuhkembangkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, dan meminimalisir tindak kriminal di jalanan, 30 komunitas/klub otomotif di Sumedang mendeklarasikan diri menjadi Bikers Sumedang Anti Berandalan Bermotor di Mapolres Sumedang.

Komunitas otomotif baik itu motor/mobil di Sumedang harus mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas yang sifatnya membangun sehingga mampu menciptakan atmosfer yang kondusif, aman, dan nyaman bagi para pengguna jalan lainnya di wilayah Kabupaten Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBP Agus Iman Rifai, didampingi Kabag Ops Kompol Setya Widodo, dan Dandim 0610 Sumedang Letkol Inf. FX Sri Wellyanto usai mendeklarasikan Bikers Sumedang Anti Berandalan Bermotor.

Polres Sumedang, mengapresiasi deklarasi Bikers Sumedang Anti Berandalan Bermotor ini sebagai wujud komitmen dari para bikers di Sumedang untuk bersama-sama memerangi aksi kenakalan/tindak kejahatan yang dilakukan oleh berandalan bermotor.

“Ini menunjukkan adanya kesadaran dari klub/komunitas motor dan mobil di Sumedang yang intinya anti melakukan kenakalan/kejahatan-kejahatan berandalam bermotor. Bikers di Sumedang merupakan pribadi yang santun dan tidak arogan saat di jalanan,” tandasnya.

Deklarasi Bikers Sumedang Anti Berandalan Bermotor ini diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari konvoi keliling kota sebagai sosialisasi keselamatan berlalu lintas, safety ridding, dan panggung hiburan.

Tentunya mengapresiasi kegiatan ini karena dan menjalin hubungan yang lebih erat lagi antar insan otomotif, kepolisian, dan pemerintahan Kabupaten Sumedang. Anggota komunitas Police Line Sumedang Indra.

Senada, Ketua Barudak Vespa Sumedang (Baves) Ismail Edwin menyebutkan, bikers di Sumedang harus mampu menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan.mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan.

Keselamatan berkendara di jalan harus dijadikan kebutuhan, misal dengan menggunakan helm SNI, pengendara sadar akan keselamatan dirinya saat berkendara bukannya dengan alasan lain seperti di helm karena takut ditilang polisi di jalan.
Sementara Ketua Komisi D DPRD Sumedang Dadang Romansyah mengapresiasi kegiatan ini pihaknya mendukung agar kebutuhan akan keselamatan berlalu lintas terus ditumbuhkembangkan sehingga mampu meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumedang.

Dukungan dari pemerintah sendiri tentunya terus berbenah memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak, mulai dari jalan kabupaten/provinsi/pusat di wilayah Sumedang. Kami mendorong agar pemerintah cepat tanggap memperbaiki kerusakan jalan yang ada di wilayah Sumedang sehingga mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas disebabkan jalan rusak.
Pihaknya juga mendorong Dishubkominfo Kabupaten Sumedang untuk terus berbenah melengkapi rambu-rambu lalu lintas di wilayah Kabupaten Sumedang.

Semua pihak wajib terus berbenah utamanya, adalah menumbuhkan kesadaran tiap masyarakat untuk berperilaku santun, sopan, dan taat berlalu lintas sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Devi Supriyadi/e-media

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *